Pinocchio


Jujur yaa.. apa ada yang sudah menonton filmnya dari akhir hingga selesai? Tentunya tak hanya sekedar tahu tentang sosok Pinocchio si boneka kayunya tuan Gepetto yang berhidung panjang dikala berbohong itu, namun mengetahui juga imbas dari kebohongannya yang nantinya akan membuat susah bagi dirinya sendiri.

Ternyata Tuhan begitu sayang dengan kita umatnya. Dia masih mau menutup aib-aib kita. Coba bayangkan bila kisah ‘hidung panjangnya’ Pinocchio diterapkan juga kepada manusia di planet bumi ini, pastinya kita akan melihat begitu banyak sosok Pinocchio-Pinocchio baru dengan simbol kebohongan yang dibuatnya.

Sosok Pinocchio merupakan sebuah simbol. Tak hanya melulu bicara kebohongan-kebohongan yang dibuatnya, melainkan juga ada nilai-nilai keikhlasan, ketekunan serta kepercayaan seseorang yang diluluhlantakkan oleh sebuah nilai kebohongan.


Kita mungkin pernah berbohong, namun tak elok rasanya bila kebohongan itu dijadikan kebiasaan. Cukuplah kita berfikir seribu kali untuk membuat kebohongan baru. Ingatlah.. sosok boneka Pinocchio ‘lahir’ dari seorang tua renta yang didalamnya mempunyai hati bersih yang ingin melihat bonekanya ini memberikan kebahagiaan buat dirinya dan juga orang-orang dilingkungannya. Bukan malah sebaliknya…

*****

Video

Iklan