Garudaku Terbang Tinggi

225781_timnas-indonesia-vs-korea-selatan-di-afc-cup-u-19_663_382Sejak habis sholat isya, kong Amir sudah duduk anteng didepan tv jadulnya. Sebuah tv jadul merk ternama yang usianya sudah puluhan tahun yang hingga sekarang menjadi teman setia kong Amir terutama dalam menonton acara sepakbola yang disukainya.

Singkong rebus yang ditaburi gula pasir dan segelas kopi hitam sudah tersaji dihadapannya. Sementara mpok Siti, istri tercintanya yang menghidangkan itu semua sedang golar-goler dibale kamarnya melemaskan badan setelah seharian membuat dodol betawi pesanan tetangganya.

Lama banget nih iklan,” gumam kong Amir didalam hatinya.

Perasaan nih singkong udah mau habis tapi bolanya belum main juga ya…ย ,” keluh kong Amir kemudian.

Tak lama, monolognya kong Amir kemudian “direspon” oleh wasit asal Malaysia hingga tepat pukul 19.30 kick-off antara Timnas Garuda versus Korsel pun dimulai.

Kong Amir kembali menyeruput kopi hitamnya sementara tatapan matanya tak bergeming dari layar ukuran 14 inch yang ada didepannya.

“Postur badan pemain-pemain Korsel, ok juga.. harus hati-hati nih dengan bola lambungnya,” komentar kong Amir berlagak seorang pengamat.

Diluar dugaan permainan anak asuh Indra Sjafri begitu apik, begitu rapih dan sangat spartan berduel dengan pemain lawan yang berpostur rata-rata kekar itu.

SU GBK pada malam pertandingan itu sudah diguyur hujan deras sejak babak pertama berlangsung sehingga menyebabkan genangan air dibeberapa titik hingga memaksa wasit untuk menghentikan sementara jalannya pertandingan saat itu.

Hujan deras yang terjadi dibabak pertama ini memang sedikit banyak mengganggu aliran bola antar pemain kedua tim sehingga mungkin membuat gemas para penonton termasuk kong Amir yang menonton dari rumah sederhananya.

“Hadeuhh.. lapangan becek begitu seharusnya jangan lama mendribble bola, langsung aja dioper ke pemain lain,” gerutu kong Amir yang sempat kesal karena pemain timnas terlalu lama memainkan bolanya dilapangan yang begitu becek.

Sampai kemudian momen Aminudin yang melakukan tusukan disisi kiri pertahanan Korsel kemudian menarik bola ketengah yang langsung disongsong oleh kapten Evan Dimas dengan sekali tendangan terukur yang akhirnya mampu merobek jala lawannya.

“Goooolll.. gooll.. yess.. yess.. Ya Alloh, Indonesia bisa bikin gol ke gawang Korsel.. mudah-mudahan menang Ya Alloh,” kong Amir kembali monolog sambil berkaca-kaca matanya melihat momen gol ini. ๐Ÿ˜†

“Neng, Indonesia baru aja bikin gol ke gawang Korsel.. mainnya bagus Neng,” cerocos kong Amir yang memburu istrinya di kamar.

Pas berbalik lagi ke ruang tengah, kegembiraan kong Amir tiba-tiba hilang, tubuhnya seakan lemas melihat didepan tv, skor sekarang sudah berubah kembali menjadi 1-1.

“Gilaa.. ngga bisa seneng dikit ya, baru aja bikin gol udah dibalas lagi sama lawannya,” gerutu kong Amir kemudian.

“Ayo bangkit timnas, bermainlah selayaknya pejuang di medan laga, waktu masih panjang,” ucap kong Amir berharap sambil menghibur diri.

Sepiring penuh singkong rebus kini sudah ludes dilahap sendiri oleh kong Amir yang tersisa hanya butiran-butiran gula pasir yang sesekali dijilati lewat ujung jarinya. “Sayang kalau terbuang fikirnya.” ๐Ÿ˜†

Kong Amir kemudian menselonjorkan kakinya pada sebuah meja kecil dimana diletakkannya singkong rebus tadi. TV jadulnya memang memaksa kong Amir harus setia dengan channel tv yang dipilihnya saat itu. Sebab bila kong Amir ingin mengganti channel lain, dia harus beranjak dulu dari tempat duduknya untuk kemudian memutar knop tv jadulnya. “Capee deh,” begitu mungkin fikirnya.

Oehhh.. !” kong Amir sudah mulai menguap menunggu dimulainya pertandingan yang tertunda.

Akhirnya… “Bang, bangun !” udah shubuh nih.. ayuk kita sholat berjamaah,” ucap mpok Siti sambil menggerak-gerakkan tubuh kong Amir.

Hahh.. udah shubuh,” ucap kong Amir sambil terkejut.

Abang sih kelewatan, singkong rebus sepiring numpuk gitu dihabisin sendiri.. mentang-mentang doyan, nggak inget sama Eneng, Abang semalam kekenyangan tuh, makanya jadi ketiduran. Malahan Eneng yang nonton babak kedua sampai habis .. trus golnya cakep-cakep lagi Bang,” ledek si Eneng kemudian.

Kong Amir hanya diam seribu bahasa…. ๐Ÿ‘ฟ ๐Ÿ‘ฟ ๐Ÿ‘ฟ :mrgreen: :mrgreen:

*****

Selamat buat ย Timnas Garuda, semalam anda telah memberikan kebahagiaan yang luar biasa buat bangsa ini. Teruslah berprestasi dan mengukir sejarah agar negri ini selalu tersenyum dan tersenyum, bangga akan bangsanya sendiri.

Sumber gambar : bola.viva.co.id

Iklan

18 Comments

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s