Lelaki Egois dan Film 1922

image

Kalau anda seorang lelaki dan mempunyai istri yang tajir, rasa-rasanya anda harus patut bersyukur dan berbahagia dengan hal tersebut. Itulah mungkin salahsatu dari keberuntungan dalam hidup anda. Mendapatkan istri yang cantik dan sekaligus banyak hartanya.

Suatu saat keberuntungan anda semakin bertambah, ketika anda mengetahui orangtua dari istri anda mewariskan lahan pertanian yang cukup luas beserta dengan tanaman yang ada didalamnya (semisal ratusan hektar yang diisi dengan tanaman jagung), yang siap anda olah dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun sayangnya istri anda yang tidak mempunyai ketertarikan dengan dunia pertanian, membuka dialog dengan anda dan didalam dialog tersebut istri anda menawarkan bagaimana bila warisan dari orangtuanya tersebut (ratusan hektar lahan pertanian) dijual saja dan selanjutnya hijrah atau pindah ke kota.

Dalam dialog juga dikemukakan oleh istri anda bila nanti pindah ke kota, mereka bisa membuka usaha disana. Istri anda yang kebetulan menyenangi dengan dunia busana akan membuka semacam distro atau toko busana. Sementara anda yang lebih menyenangi dengan dunia pertanian bisa memilih usaha apa yang anda senangi nantinya. Intinya anda juga diberi keleluasaan dalam menentukan usahanya.

Tak hanya itu saja, anda pun diberi opsi (yang mungkin cukup ekstrim terdengarnya), bila saja anda enggan untuk pindah ke kota, istri anda menawarkan fifty-fifty alias 50-50 pembagian uang dari hasil penjualan lahan warisan tersebut (wuiihhh… gimana ngga baiknya tuh istri). 🙄 Namun tentunya bisa difahami ya bila opsi ini yang akan anda ambil berarti anda merelakan hidup terpisah dengan istri anda.

Dialog yang baru saja dipaparkan oleh istri anda tentunya disertai dengan alasan-alasan yang cukup logis, dimana misalnya: tinggal di desa yang sepi dan jauh dari hiburan yang ada, kondisi fisik serta usia dari anda yang sudah tidak muda lagi, pendidikan anak yang harus juga diperhatikan dimana sekolah yang bagus saat itu adanya hanya di kota.

Dengan mengetahui paparan dialog yang terjadi tersebut, lalu selanjutnya bagaimanakah sikap yang akan anda ambil? Setuju kah? Atau masuk akal kah?

Kalau say mah tahu diri aja, lha memang warisan tersebut dimiliki oleh istri kita, tentunya apa yang sekiranya baik menurut dia (istri) tentunya akan kita dukung, terlebih alasannya juga masuk diakal. Hitung-hitung memberi kebahagian kepada pasangan kita walau hanya lewat sebuah sikap dengan mendukung idenya tersebut.

Namun dalam film 1922 produksi 2017 akan terlihat sikap egois dari tokoh Will yang menentang niatan istrinya yang ingin menjual lahan pertanian yang diwariskan orangtuanya. Tak hanya itu saja, Will juga berhasil mendoktrin anak lelaki semata wayangnya agar membenci ibunya dengan alasan akan meninggalkannya. Will berhasil memanfaatkan keadaan saat itu, dimana anak lelakinya sedang jatuh cinta dengan gadis cantik yang tinggal di desa dimana Will sekeluarga tinggal.

Akhirnya bisikan syetan semakin sering merasuk kedalam hatinya hingga suatu ketika Will beserta anaknya bersepakat untuk membunuh Arnett, istri sekaligus ibu kandung dari anak lelakinya. Tragis…!!!

Apakah Will beserta anak lelakinya bisa hidup damai dan bahagia tanpa Arnet? Mereka lupa bahwa balasan di dunia itu akan selalu ditampakkan oleh Rabb terhadap orang-orang yang berbuat aniaya terhadap sesamanya.

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s