Lily

Dahulu aku mempunyai teman bernama Lily. Dia pria dengan kacamata persegi yang selalu menggantung pada wajahnya yang kecil. Seringkali dia membetulkan letak kacamata pada wajahnya disaat benda itu turun lebih dalam pada hidungnya yang bangir.

Aku tahu rumahnya. Disudut kampung sana. Sebuah rumah di hook yang cukup luas halamannya. Banyak ditanami bunga-bunga elok yang menambah keasrian rumahnya. Bunga Lily pun yang berwarna putih itu -sesuai dengan namanya- ada disana. Aku masih ingat itu.

Dahulu sekali ingin rasanya memetik bunga Lily itu tanpa diketahui olehnya, untuk sekedar diperlihatkan pada ibuku. Namun ini tak kuasa aku lakukan karena adiknya yang perempuan selalu mengawasiku.

Mungkinkah nama Lily yang diberikan orangtuanya karena mereka menyukai bunga Lily? Entahlah.. aku tak tahu.. dan aku tak pernah menanyakan padanya perihal namanya tersebut. Aku hanya tahu bunga itu cantik, secantik adiknya yang selalu mengintipku pada tirai putih disudut sana.. #eaa

Video

#coretan #iseng #pagi

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s