Kesendirian.. ? Awas.. Bisa Gila lho.. !!

Sendirian atau kesendirian yang dialami oleh manusia acap sering menimbulkan hal-hal yang negatif didalam dirinya. Hal ini semakin diperparah bila seseorang yang mengalami kesendirian itu tidak mempunyai keimanan pada agama yang dianutnya. Bisikan-bisikan roh jahat berupa makhluk halus yang menghalusinasinya untuk berbuat sesuatu yang dianggapnya wajar dan normal adanya (padahal membahayakan dirinya maupun orang-orang sekelilingnya) hanyalah tinggal menunggu waktunya saja. Kekosongan fikiran dari seseorang inilah yang nantinya dimanfaatkan oleh syetan secara halus dan perlahan hingga tujuannya terlaksana, yakni menggelincirkan manusia dari norma-norma yang sejatinya harus dipegangnya erat-erat.

Itulah gambaran sekilas dari film The Shining (1980) yang dibintangi oleh Jack Nicholson dan disutradarai oleh Stanley Kubrick. Film ini sendiri diambil dari adaptasi bebas novel Stephen King dengan judul yang sama (1977).

Embel-embel salahsatu film horor klasik terbaik mengantarkan saya untuk menonton film ini. Tak hanya itu saja, The Shining merupakan pencapaian terbaik dari seorang Stanley Kubrick yang sebelumnya juga sukses menggarap film Spartacus.

Dalam film ini dikisahkan seorang penulis (jack/Jack Nicholson) yang pergi membawa istri dan anak lelaki semata wayangnya ke sebuah hotel mewah (Overlook). Disana Jack mendapatkan pekerjaannya, yakni sebagai penjaga hotel.

Ada kekhususan yang disampaikan manager hotel kepada Jack perihal hotelnya ini, dimana hotel akan ditutup selama musim dingin tiba. Dan akan dibuka kembali usai musim berganti. Berarti dalam hal ini, tidak ada orang lagi disaat musim dingin tiba selain Jack dan keluarga kecilnya saja.

Hmm.. seram kan? Hotel segede lapangan bola, cuma dihuni tiga orang ditambah cuaca dingin dimusim salju.

Manager hotel juga memberikan gambaran (yang harus dipertimbangkan Jack) bahwa pernah ada pekerja sebelumnya yang mengalami depresi, stress dan berujung pada pembunuhan terhadap keluarganya disaat masa isolasi (musim dingin) itu berlangsung.

Namun Jack dengan mantap menerima saja apa yang disampaikan oleh managernya. Jack mengatakan bahwa dia sudah terbiasa terisolir dengan dunia luar, terlebih dia seorang penulis yang memang butuh ketenangan dalam berfikirnya.

Sementara anak lelakinya, Danny, yang mempunyai kepekaan terhadap alam metafisika menyiratkan ada hal-hal yang mengerikan pernah terjadi di hotel ini.

****

Saya penasaran dengan lokasi dari hotel Overlook ini. Awalnya saya fikir di negara Swiss lewat keindahan gugusan pegunungan Alpennya, rupanya salah. Spot hotel Overlook ternyata ada di montana, Oregon, Amerika Serikat.

Video: TODAY

4 Comments

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s