Angkot di Bogor

Semenjak mempunyai kendaraan roda dua sejenis motor, rasanya sudah cukup lama juga saya dan keluarga tak mencoba lagi angkutan umum yang satu ini, yang kalau didaerah saya (seputaran Bogor) terkenal dengan sebutan angkot-nya.

Keberadaan angkot-angkot tersebut tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi warga kota setempat terlebih buat mereka yang tidak mempunyai motor dan hanya mengandalkan angkot semata. Jarak-jarak yang sangat pendek pun acapkali para warganya lebih memilih angkot ketimbang menumpang becak. Mungkin karena ongkos naik becak di Bogor yang ‘mahal’ kali ya maka pilihan mereka jatuh kepada angkot (khusus warga yang mungkin lagi bokek atau memang orangnya perhitungan) πŸ˜† Namun tak jarang pula banyak orang yang memilih berjalan kaki disaat kemacetan parah (sering terjadi). Misalkan saja daerah seputaran Jembatan Merah yang seringkali mengalami kemacetan hingga arah stasiun KA Bogor.

Sebagai kota yang tidak terlalu besar, Bogor memang sudah dijejali oleh banyaknya mobil angkot (pernah ada joke bahwa Bogor adalah kota dengan 1000 angkotnya) hingga rutinitas kemacetan yang terkadang cukup parah sudah menjadi langganan orang Bogor. Coba saja anda sekali-sekali disaat weekend seperti ini mampir ke Bogor dan melintaslah diseputaran ring Kebun Raya Bogor (terutama pasar lama Bogor yang dekat Museum Zoologi dan dekat dengan BTM -Bogor Trade Mall), disana anda akan mulai diuji kesabarannya saat kemacetan ria itu terjadi πŸ˜†

image

Para supir angkot di Bogor sendiri biasanya menempuh rute-rute didalam kotanya dengan cakupan jarak yaitu sekitar 20-an km atau lebih sedikit karena pada awalnya peruntukkan mobil angkot ini adalah memang untuk jarak-jarak dekat (dekat disini untuk ukuran mobil lho..) :mrgreen: Lain halnya lagi bila rute tempuh si supir angkot sudah keluar dari zona kota Bogor, yaitu semisal Leuwiliang, Parung ataupun Cibinong yang dapat kita kategorikan sebagai rute menengah.

Berikut dibawah ini adalah titik-titik kemacetan yang biasa terjadi di Bogor:

~ Seputaran Jembatan Merah, Stasiun KA Bogor.

~ Seputaran ring Kebun Raya Bogor terutama menjelang tanjakan Sempur, pasar lama Bogor dan BTM (Bogor Trade Mall).

~ Seputaran daerah Empang.

Ok.. itu saja dulu laporan pandangan matanya dari saya. Semoga bermanfaat dan selamat berlibur di kota Bogor… welcome to the jungleπŸ˜†

Iklan

22 Comments

  1. Seumur-umur belum pernah ke Bogor nih mas. Tapi sudah sering mendengar tentang angkot2-nya yang bejibun. Ternyata lebih banyak ya angkotnya daripada Bandung. Kalau di Solo angkotnya malah sudah pada “sekarat” πŸ˜€

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s