Kucing Berantem

foto-kucing-berantem-yang-keren_01Paling sebel rasanya saat dikeheningan malam yang begitu syahdu, tiba-tiba ada sekawanan kucing yang saling unjuk gigi, mengeong histeris saling bersahut-sahutan seperti tak ada tanda-tanda mau berhenti.

Awalnya mungkin kita akan sengaja membiarkan dahulu, sampai berapa lama sahut-sahutan mereka ini akan berlangsung. Semenit, dua menit hingga lima menit kemudian. Namun bila ngeong-ngengoan itu semakin saja menjadi-jadi dan menampakkan tanda-tanda tak  ada akhirnya, anda sebaiknya harus segera menghentikannya, yaitu dengan cara menyiram air kepada kucing-kucing yang berkonflik tersebut.

Cara menyiram air yang ditujukan langsung kepada hewan ini memang sudah diakui cukup paten karena dalam waktu singkat, air yang seperti “water cannon” itu mampu membuat tunggang langgang sekawanan kucing yang sedang berkelahi. Jadi kalau melihat kucing sedang berantem, jangan cuma di ‘hus-hus’ saja, 😆 soalnya cara demikian kurang mempan, terlebih bila berantemnya kucing tersebut dilatarbelakangi karena memperebutkan si kucing betinanya.

Entah sejak kapan yah, orang-orang menggunakan cara ‘siram air’ ketika melihat kucing sedang berantem. Pengen iseng-iseng cari di Google, siapa sih yang mula-mula menyiram air saat kucing berantem, tapi setelah difikir-fikir kok ngga mutu banget yah nanyanya (kayak kurang kerjaan aja..) 😆

Penggunaan cara siram air memang sangat mujarab sekali, namun itu semua bisa dilakukan bila area dimana sekawanan kucing itu berantem, spotnya terbuka dan mudah dijangkau oleh kita. Namun menjadi sesuatu yang menjengkelkan  dan menimbulkan rasa was-was tingkat dewa, bilamana spot atau area dari kucing-kucing yang berantem itu tak nampak oleh pandangan mata kita. Misalnya saja sekawanan kucing tersebut berantem diatas plafon rumah kita, paling-paling kita hanya bisa ber-hus-hus saja sambil pasrah dengan momen apa yang akan terjadi selanjutnya.

Cara sederhana untuk menghindari sekawanan kucing yang berantem adalah dengan tidak memelihara kucing betina didalam rumah anda. Peliharalah kucing jantan karena rumah anda nantinya tidak akan seramai bila anda memelihara kucing betina.

Pengalaman saya dahulunya memelihara kucing betina memang seperti itu, dimana pada saat birahinya datang biasanya sering “mengundang” kucing-kucing jantan yang lainnya untuk juga merasakan ‘sentuhan’ dari si kucing betinanya. Hal inilah yang kerap menimbulkan konflik yang berujung pada perseteruan antar para kucing yang ada pada saat itu.

Byuuurrrr…. Ngeong-ngeong… 😆  Yuuk lanjut lagi tidurnya.. !” :mrgreen:

Iklan

16 Comments

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s