Kecanduan Gadget

Berhala di abad modern yang bername gadget yang berlabel smartphone sesungguhnya telah berhasil menjadikan sebagian besar manusia kecanduan akan benda ajaib yang satu ini.

Coba saja tengok diruang-ruang tunggu semisal bandara, rumah sakit, stasiun kereta api, stasiun bus, lembaga pemasyarakatan, mall-mall hingga tempat rekreasi, manusia-manusia milenia asyik masyuk menundukkan kepalanya sambil sesekali tersenyum, merengut – manyun dan tertawa sendiri tanpa mempedulikan orang-orang disekelilingnya.

Kecanduan gadget mungkin bisa disematkan pada setiap individu yang aktivitas kesehariannya tidak bisa terlepas dari benda yang bernama hape seperti penggambaran sekilas diatas.

Batasan akan kecanduan memang sangat tergantung dari sudut mana seseorang melihatnya. Bila semisal diruang tunggu sepertinya penggunaan gadget adalah sesuatu yang sangat wajar sekali. Istilahnya menunggu sambil “berinteraksi” dengan hape, entah itu bermain game atau browsing internet mencari sesuatu yang menarik dirinya.

Buat penulis sendiri definisi kecanduan disini (walau mungkin subyektif) bisa disematkan pada seseorang yang melakukan hal yang kurang etis/tidak semestinya dilakukan dengan hape tersebut. Misalnya makan sembari main hape atau ke kamar mandi membawa hape.

Pada gambar diatas sendiri nampak terlihat ‘gejala-gejala’ kecanduan kecil 😆 dari sang atlet sepeda dengan gadgetnya. Esteban Chavez rider dari tim Orica Scott begitu asyik dengan gadgetnya padahal didepannya ribuan pasang mata memperhatikannya dan mc disampingnya juga sudah nyerocos menanyakan sesuatu kepadanya.

Kebutuhan aktualisasi diri yang dipermudah dengan adanya gadget ditangan rupanya perlahan namun pasti telah “membentuk” manusia milenia menjadi kurang peka dengan lingkungan sekitarnya sehingga norma-norma umum yang ada di masyarakat pun kerap terabaikan begitu saja.

Iklan

4 Comments

  1. Saya kayaknya juga gak bisa lepas dari hp. Setiap hari buka hp buat baca2. Dipikir-pikir lifestyle saya sudah berubah jauh gara2 hp.

    ~~~~~~~
    Sya jga seperti itu kyknya, cma memang tetap harus bijak dlm penggunaannya, kpn waktu off/on-nya.

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s