Anak-anak Sarwendah

Anak-anak muda itu berlari-lari kecil di jalan didepan rumahku. Mengenakan kaos warna merah dengan celana pendek dan stocking warna hitam yang menutup sekujur kedua kaki panjangnya. Yang ini dilakukan oleh gadis-gadis muda. Kulit mereka pun putih-putih. Aku tahu karena kaos yang mereka pergunakan adalah lengan pendek. Wajah mereka sebagian besar bermata sipit.

Sementara itu anak muda laki-lakinya berpakaian umumnya seperti biasa orang yang sedang berolahraga. Kalaupun mereka menggunakan stocking, itu hanya sebatas dilingkar pahanya. Tak lebih dari itu.

Aku sering berpapasan dengan mereka saat di jalan. Nafas mereka nampak teratur dengan langkah kaki yang teratur pula. Terlihat sekali mereka sudah terbiasa dengan apa yang mereka lakukan di Minggu pagi itu.

Dari wajah sipit mereka yang mendominasi, ada juga wajah lokal pribumi disana. Malahan satu dua dari gadis-gadia muda itu, ada yang berhijab. Sangat cantik terlihatnya.

Sekitar 1 km dari rumah kecilku, memang terdapat sebuah GOR yang mengacu dari namanya akan mengingatkan akan salahsatu bintang bulutangkis negri ini dimasanya. Dialah Sarwendah. Aku masih ingat dengan bintang bulutangkis yang satu ini, rambutnya pendek dengan postur tubuh yang sama dengan tinggi badan pada tubuhku. Cantik juga orangnya.

Anak-anak muda yang kerap berlari-lari kecil melintas depan rumahku adalah berasal dari sana, GOR Sarwendah. Mereka sedang melakukan rutinitas warming-up menjelang latihannya. Sepertinya hal ini sudah menjadi SOP dari coach yang menangani mereka.

Aku berharap dari kaki-kaki panjang dan nafas-nafas mereka yang penuh keoptimisan akan lahir generasi emas dari perbulutangkisan di negri ini.

*****

Yuuk.. ahh.. kita jogging !! 😊

Iklan