Menembus “hutan” Cibeuteung Muara

2013-11-17 06.12.22_e1

Minggu pagi…. ahh, jalan ini begitu  halus dengan aspalnya yang masih basah akibat guyuran hujan tadi malam. Segar rasanya mencium aroma bau tanah sehabis hujan dan melihat dikiri-kanannya tumbuhan hijau yang menyegarkan penglihatan kita. Melihat jalan yang begitu mulus ini (padahal di kampung lho... :mrgreen:) membuatku iri dengan jalan yang ada di perumahanku yang layaknya bola kelereng yang sudah bopeng-bopeng akibat sering beradu dengan kelereng lainnya. Stttsss.… kata temanku, kenapa jalan di kampung yang aku lalui ini begitu bagus dan mulus mungkin saja ada seorang pejabat negara yang mempunyai investasi disini, entah itu tanah, rumah ataupun mungkin wanita simpanannya… ehhmm.

2013-11-17 06.38.14_e1_e1

Menikmati spot-spot yang demikian  indah dan menarik tentunya sayang kalau kita mengayuh sepeda kita agak tergesa-gesa layaknya orang berlomba. Begitulah yang biasa aku lakukan dengan kawan-kawan yang lainnya. Kami biasa berhenti sejenak untuk menghirup dalam-dalam udara segar saat itu sambil berkelakar satu sama lainnya. Momen-momen “rest” seperti ini biasanya tak lupa kami mengabadikannya untuk sekedar nanti dijadikan bahan ceritaan didalam keluarga kami masing-masing ataupun bahan ceritaan lewat media sosial didunia maya.

2013-11-17 06.28.41_e1_e1

Cibeuteng Muara yang terletak di Kabupaten Bogor memang begitu asri dan ssperti membawa kami kedalam sebuah hutan yang begitu klasik. Pohon-pohon yang rimbun, jembatan yang dibawahnya terdapat aliran air, begitu mempesona kami. Ingin rasanya kami berlama-lama disana menikmati alam ciptaan-Nya yang begitu sempurna.  Sangat jarang sekali lalu-lalang kendaraan yang melintas daerah ini, kalaupun ada hanya sesekali saja. Entah itu motor ataupun mobil, yang mungkin saja mereka itu tinggalnya tidak jauh dari tempat ini.

2013-11-17 06.23.35_e1_e1

Kalau hanya sendirian ngegowes ditempat seperti foto diatas mungkin aku akan bilang, “Ngga lah yauww… !” Bukan apa-apa yaa… walaupun saya memang penggemar film horror kalau disuruh sepedahan sendirian ditempat ini (Kiri-kanannya pohon bambu yang lumayan rimbun layaknya seperti gapura yang menaungi orang dibawahnya), tetaplah rasa ngeperku akan muncul dengan seketikanya. Coba aja ya bayangkan….. gimana kalau saat ditempat ini ketika kita hanya sendirian ngegowes, tiba-tiba rantai sepeda kita putus ataupun ban sepeda kita bocor…. trus tiba-tiba ada yang mendatangi kita (entah dari mana asalnya) soerang gadis cantik, berjubah putih, berambut panjang sepinggang….. lantas dia berkata, “Oomm, bisa saya bantu ?!” 🙄 🙄 :mrgreen:

2013-11-17 06.24.24_e1_e1

Ayah… itu foto-fotonya  seperti ada di hutan, emangnya ayah ke hutan ?!” teriak anakku yang duduk dibangku kelas V.

Tidak nak… ! Ayah sedang sepedahan di kampung sana cuma memang tempatnya seperti kita memasuki sebuah hutan belantara yang sunyi, sepi dan masih jarang dijamah oleh orang. Alam Ciptaan-Nya begitu indah, Nak.. kita harus senantiasa bersyukur dengan segala karunia-Nya… dan salahsatu wujud kita dalam mensyukuri segala karunia-Nya adalah dengan menjaga alam ini dengan sebaik-baiknya karena bila alam itu hidup maka kita sebagai manusia juga akan tetap hidup namun sebaliknya bila alam itu  mati maka perlahanpun kita akan mati nantinya, jawabku kemudian.

********

Mari bersepeda… untuk alam ini dan juga untuk kehidupannya ! 😉

nb: untuk memperjelas gambar, klik aja pict-nya

Iklan

32 Comments

  1. Eh, seingat aq udah pernah komen di postingan ini…
    tapi kok ga ada ya *mimpi apa pikun, entahlah*

    Foto yang nomer 1 itu segar banget om, ditambah deskripsinya yang jelas, jadi makin berasa segarnya udara pagi sehabis hujan, aaahh wangi tanah yg basah itu mengasyikkan, hehe..

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s