Capung-capung

Capung_merahCapung, begitulah nama blog pertama yang saya buat ini. Terdengarnya memang lucu namun bukan tanpa alasan kalau saya menamakan blog ini dengan capung.

Hewan yang termasuk kedalam golongan serangga ini dulunya sewaktu saya masih kecil adalah target utama dalam berburu mencari serangga dibelakang pekarangan rumah ataupun di kebun-kebun kosong.

Saat itu saya masih ingat sekali….dengan menggunakan sebatang tongkat kayu (ataupun bambu) yang kedua ujungnya diberi perangkap berupa plastik yang diikat dengan beberapa karet gelang (bentuknya seperti wadah plastik penutuh makanan), saya mengendap-ngendap perlahan dan perlahan mendekati target sasaran, bila dikira-kira capung yang akan kita tangkap ini sudah masuk dalam perangkap barulah saya menghentakkan tongkat kayu tersebut kebawah dengan cepat sehingga capung tersebut tidak bisa lagi keluar dari perangkap yang saya buat tersebut πŸ˜€

Adapun perangkap yang saya buat sebenarnya tidak hanya itu, saya juga menggunakan permen karet yang saya rekatkan diujung kayu kecil ataupun juga di ranting pohon yang biasa capung-capung tersebut hinggap. Tentunya sudah bisa ditebak kalau capung ini hinggap disana…kaki-kakinya tidak akan bisa lepas dari permen karet tersebut.

Tahu tidak….! Setelah capung-capung ini sudah terkumpul biasanya saya mengikat di ekor belakangnya dengan seutas benang jahit (tidak terlalu panjang), mengikatnya juga dengan perlahan karena takut membuat putus ekornya nanti, lalu kemudian saya terbangkan lagi capung-capung tersebut atau kalau saya lagi punya ayam pitik (ayam masih kecil), saya menjadikan capung-capung ini sebagai umpannya. :mrgreen:

Kasihan doooongg…….ya kasihan sih, tapi berhubung saat itu masih kecil dan lagi senang-senangnya main jadi berburu capung menjadi hal yang sangat menyenangkan sekali buat saya.

gambar : http://map-bms.wikipedia.org

Iklan

26 Comments

  1. Haha, saya juga dulu suka nangkap capung. Cara nangkapya sama, pakai kayu yang ujungnya diberi plastik. Tapi bedanya lokasi penangkapannya di areal makam πŸ˜€ . Banyak capung di situ,dari capung jarum sampai capung harimau πŸ˜€

  2. saya juga suka nangkep capung duluuu πŸ˜€ ada yang merah, hijau, biru, kuning, ahh saya rindu masa-masa itu 😳

    dulu setelah selesai ditangkap, semua hasil tangkapan dikumpulkan dalam bungkus mie instan terus dilepas lagi kalau sudah penuh, terus cari lagi deh πŸ˜†

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s