Memotong Simcard Mini.. Siapa Takut.. !!!

simcardSaya sebelumnya tidak begitu mengetahui kalau simcard (chip) yang terdapat didalam handphone tidaklah selalu sama ukurannya. Hal ini baru saya ketahui, yaitu saat melakukan transaksi ‘cod’ an kala membeli handphone seken dari seseorang yang menjualnya lewat  situs jual-beli online.

Saat transaksi tersebut, si penjual berusaha melepaskan simcard yang ada didalam handphone-nya (sebelumnya handphone dicoba terlebih dahulu kinerjanya beberapa saat, baik/tidak) dan kemudian mengatakan kepada saya bahwa simcard untuk handphone ini modelnya mini simcard alias menggunakan kartu SIM mini dimana bagian dari sisi-sisinya (atas-bawah, samping kiri-kanan) dari simcard yang standar harus dipotong terlebih dahulu agar bisa dimasukkan kedalam socket simcard handphone ‘yang baru’ tersebut. :mrgreen:

Si penjualnya sendiri mengatakan bahwa kalau ingin dipotong di counter handphone, ongkos memotongnya biasanya dikenakan ‘goceng’ alias lima ribu rupiah ( ini juga tergantung ama lokasi counter hapenya yah.. kalo counter di daerah elit tentunya menyesuaikan ) 😆 Wahh… cukup murah kan..?! Berarti memotongnya tidak terlalu sulit dong..?! Tunggu dulu.. anda jangan menganggap sepele dengan cara memotongnya karena salah presisi sedikit saja, simcard mini tersebut tidak akan terbaca oleh handphone anda dan ini berarti simcard anda rusak dan terbuang percuma. Terbayang bukan rasa kesal dan gemasnya karena 2 gb (misalnya) harus terbang begitu saja dari genggaman anda.

Dari browsing-browsing yang saya lakukan perihal cara pemotongan simcard mini akhirnya mengarah kepada 2 tekhnik saja, yaitu:

  1. Menggunakan alat khusus pemotong simcard mini (sorry yah.. namanya saya gag tahu).
  2. Menggunakan cara konvensional (kreativitas anda sendiri).

Tekhnik yang pertama tentunya memerlukan modal lagi (harus beli dulu alatnya yang harganya ada dikisaran 30 rebay), repot yah.. jadi sementara lupakan dan tinggalkan. Tekhnik yang kedua hanya membutuhkan gunting kecil, cutter, penggaris dan tentunya kesabaran dan keikhlasan dari anda untuk mengerjainya. Tekhnis bagaimana caranya memotong simcard mini yang benar, anda tinggal cari saja di Google, namun yang sangat diperhatikan sekali terutama pada ‘logo’ chip, jangan sampai area tersebut sedikit saja terpotong oleh cutter/gunting kecil anda karena akan berakibat fatal, yaitu tidak terbacanya simcard anda. Saya sarankan biar agak rileks memotongnya, coba sambil dengerin alunan merdunya Josh Groban lewat “You Raise Me up” atau bisa juga lagunya D’Massiv, “Jangan Menyerah” (mudah-mudahan judulnya bener, kalo salah tulung benarkeun yah.. ) :mrgreen:

Ukuran simcard yang mini memang biasa terpasang pada handphone-handphone ataupun gadget keluaran terbaru walaupun memang tidak semuanya demikian. Sebagai orang awam, saya sendiri tidak begitu faham, apa alasan dari pabrikan handphone tersebut dalam menggunakan simcard mini dalam sebuah produknya. Tapi kalau secara logika saya, barangkali saja sekedar untuk memangkas ukuran dari produknya. Atau ada hal yang lainnya?! Silahkan.. kalau ada yang faham, saling berbagi ilmunya.. 😉

Sumber gambar : Google

Iklan

31 Comments

  1. mas capung bisa motongnya?
    saya juga sempet kaget pas anter kakak beli hape ternyata seperti itu yg mas capung bilang ga smua sim card bisa masuk, nah simcard lama ini ga bisa jd harus dipotong dl

    walhasil tu hape ampe sekarang ga dipake pake ama dia karna simcardnya blm dipotong 😀

    • alhmdlh.. kemarin itu memang “dipaksakan” utk memotong simcard.. sblmnya sya googling dlu ttg bgmn cara yg benar dlm memotong simcard..

      memotongnya gag 1 lagi, ada 2 kartu (hp sya 2 sim) dan alhmdlh sukses, kedua sim tersebut bs terbaca.

      ke counter aja, ntar ada alatnya disana, gag mahal kok.. 😀

  2. Saya juga pernah memotong sim card adik saya pakai cara yang kedua alias konvensional.. ini karena handphonenya bisa dual sim, sayangnya port buat sim yang satu kecil.. jadi harus dipotong.. benar-benar bingung juga kenapa demikian.
    tapi handphone dual sim saya dua-duanya punya port untuk sim card yang normal.. #tanya kenapa

    wah jadi curhat 😀

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s