“Cukrik” Sang Pencabut Nyawa

“Cukrik” sang pencabut nyawa. Manusia selalu saja mencari dan mencari kepuasannya, padahal yang namanya kepuasan itu adalah sesuatu yang tak berujung dan tak ada habisnya.

Begitulah apa yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Mojokerto yang ingin menikmati sensasi lain dari minuman oplosan beralkohol yang bernama bir “Cukrik” harus meregang nyawanya dengan sia-sia. Rupa-rupanya minuman beralkohol yang lain (selain bir “Cukrik”) bagi mereka kurang nendang, kurang “fly”, maboknya cuma sampai langit kesatu/kedua, padahal mereka ingin mabok mencapai nirwana agar bisa bertemu dengan dewi-dewi disana, sapa tahu aja bisa diajak ngedate.

“Cukrik” atau arak Jawa merupakan salahsatu minuman keras yang bila dilihat penampakannya sekilas seperti air mineral biasa, namun tanpa adanya komposisi yang menerangkan seberapa persen kadar alkohol yang terkandung didalamnya sehingga sangat berbahaya tentunya bila dikonsumsi. Alih-alih ingin menghangatkan tubuh ditengah malam namun justru hawa panas yang menyesakkan dada yang akan dialami oleh para penikmatnya.

Bagaimana tidak membuat sesak dada bila misalnya kandungan alkoholnya justru melebihi prosentase yang diperbolehkan atau jangan-jangan yang membuat bir “Cukrik” malah tidak mengerti sama sekali dengan urusan ini. Seram sekali rasanya membayangkan minuman yang akan masuk kedalam tubuh kita sementara kita seperti buta dengan apa yang diminum.

Jangan-jangan “benar” apa yang diimajinasikan secara ekstrim dari seorang pembaca disalahsatu media online bahwa racikan bir “Cukrik” adalah : air 1 drum, air accu 5 botol, air seni sepasang suami-istri, sabu 5 kilo dan ditambah “rasa menthol” racun serangga 1/2 botol… wkwkwk ๐Ÿ˜ฏ ๐Ÿ˜ฏ ๐Ÿ‘ฟ ๐Ÿ‘ฟ

Yukk.. daripada kita minum “Cukrik” lebih baik minum bajigur atau sekuteng ditengah malam bersama pasangan kita. Lebih mengasyikkan pastinya.. ๐Ÿ˜‰

Iklan

8 Comments

  1. what..??? racikan nya terdiri dari tiu smua?
    hueekss….pantasan saja yang minum langsung koit ๐Ÿ˜€

    knapa ya pada suka minuman gitu..oplosan

    ** tutupen botolmu,tutupun oplosanmu..opo ora sayang karo nyawamu **halaaah malah nyanyi oplosan ๐Ÿ˜€

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s