Bapak Pedagang Sepatu

Jangan kau bayangkan pedagang sepatu yang ada di mall-mall yang selalu dinaungi oleh sejuknya ac didalamnya. Jangan juga kau bayangkan pedagang sepatu yang biasa ‘ngendon‘ di kios-kios bersihnya sehingga mereka dapat istirahat dan makan dengan nikmatnya.

*****

Siang itu begitu teriknya. Nampak lelaki paruh baya berlalu dihadapanku dengan tangan kirinya memegang sepatu sementara pundak disebelah kanannya menggembol barang dagangannya yang terbungkus oleh kain. Rupanya si bapak ini adalah pedagang sepatu keliling.

Terlihat sekali barang dagangannya (berupa sepatu) begitu berat sehingga badannya agak sedikit membungkuk karena menahan beratnya beban. Sesekali aku melihat pedagang sepatu ini mengelap keringatnya dengan handuk putih lusuh yang melingkar dilehernya. Entah sudah berapa kilo si bapak pedagang sepatu ini berjalan, aku tak tahu.

Aku hanya bisa iba dan iba, seketika dari mulutku yang penuh dengan bualan penuh dosa ini, meluncurlah doa didalam hatiku: “Yaa Rabb.. Engkau Maha Kaya dan Maha Segala-Nya, mudahkanlah rezeki si bapak ini, sentuhlah hati orang-orang yang melihatnya.

Aku juga berharap didalam hati agar si bapak pedagang sepatu ini dapat membawa pulang sesuatu pada saat berbuka nanti untuk keluarga tercintanya di rumah.. aamiin

Iklan

9 Comments

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s