Dukun Beranak

image

Seorang dukun beranak dalam film Bayi Ajaib

Dukun beranak mungkin masih banyak keberadaannya di desa-desa ataupun kampung di negri ini. Lain halnya bila didaerah perkotaan dimana peran dukun beranak sudah tergantikan oleh tenaga medis profesional seperti dokter misalnya.

Berbicara tentang dukun beranak, nampaknya memang terdengar agak mistis. Wajar bila kemudian film-film yang bergenre horror sesekali suka memunculkan peran dukun beranak didalam filmnya. Misalkan saja kita bisa melihatnya dalam film Bayi Ajaib atau dalam film Dukun Beranak itu sendiri (Maaf kalo contoh yang diambil merupakan film-film horor jadul) :mrgreen:

Dalam film Bayi Ajaib yang lumayan menyeramkan filmnya, nampak sekali peran dukun beranak tidak hanya bersifat tekhnis semata dalam membantu sang pasien dalam urusan persalinannya. Namun juga mampu memberikan ‘penyuluhan verbal’ yang bersifat supernatural dan ghaib sehingga bila ada keanehan/keganjilan dalam proses persalinan, sang pasien seakan merasa tenang karena “obat penyembuhannya” sudah ada didalam fikiran sang dukun.

Perkembangan jaman yang terus berjalan kemudian, tidak menutup kemungkinan bila dukun beranak di desa/kampung akhirnya bersentuhan juga dengan ilmu medis dunia kedokteran lewat dokter-dokter muda yang sedang berpraktek sekaligus memberikan penyuluhan kesehatannya disana.

Dari hal tersebut diatas, tentunya peran dukun beranak akan ‘lebih steril’ lagi dalam membantu proses persalinan sang ibu sehingga keselamatan ibu dan bayinya akan lebih terjaga dengan baik.

Tapi kalo penampilan sang dukun tidak berubah, agaknya kesan mistis masih akan melekat kuat didalam dirinya atau malah sebaliknya, dimana sang pasienlah yang menciptakan mistis itu sendiri (lagi-lagi acuan saya dari film Bayi Ajaib) 🙄

Capture: Youtube

Iklan

2 Comments

  1. saya pernah dapat cerita kalau dukun beranak sekarang sudah bekerja sama dengan rumah sakit atau dokter kandungan, jadi kalau ada kejadian yang tidak bisa ditangani, dukun beranak tersebut bisa memberikan semacam rujukan ke rumah sakita atau dokter gitu.
    cuma nggak tahu gimana teknisnya

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s