Antara Combro dan Bakso

image

Kawan blogger ada yang doyan sama combro ngga?! Pasti sebagian besar pada menyukainya yaa.. kalaupun seumpama ada yang sampai muntah makan combro, 🙄 ini kemungkinan besar ada yang salah dengan combronya atau bisa saja anda (wanita) sedang alergi dengan combro karena kehamilan yang sedang anda alami saat ini.

Combro (oncom dijero: istilah bahasa Sunda) kalau dilihat penampakannya sekarang sungguh telah mengalami ‘degradasi’ ukuran yang cukup signifikan. Ukuran combro sekarang semakin kecil saja. Dan saya sebagai salahsatu penyuka combro, khawatir banget kalau combro akan mengikuti jejak penganan kue onde-onde yang ukurannya sudah seperti bola kelereng (lebih dikit). Ini beneran lho ditempat saya.

Rupa-rupanya combro lebih mengikuti mekanisme pasar secara real time, day to day dibandingkan misalnya dengan bakso.

Bakso kalau kita amati sekilas nampaknya tidak begitu terpengaruh dengan konstelasi ekonomi saat ini. Ukuran bakso tetap bertahan bahkan semakin berevolusi dalam wujudnya yang menyamai buah kecapi atau bahkan lebih.

Buat saya maupun istri di rumah tidaklah begitu suka dengan ukuran bakso yang ‘extra ordinary’ tersebut karena udah timbul rasa neg duluan. Kami lebih menyukai bakso ukuran kecil. Sebab itulah bila kami menyempatkan makan bakso, tak lupa kami meminta untuk pesanannya bakso yang ukurannya kecil-kecil saja.

Akhirnya saya jadi berfikir, kenapa ukuran combro tidak bisa bertahan seperti halnya bakso, terlebih penganan ini ‘hanya’ terbuat dari singkong dan sejumput oncom untuk dalemannya. Coba bandingkan misalnya dengan bakso yang memerlukan daging dalam olahannya. Tentu hal yang terakhir ini adalah bakso yang benar-benar bakso yaa dan bukanlah bakso KW. :mrgreen:

Bagaimana dengan anda, apakah pengamatan saya sama halnya dengan anda?

Posted from WordPress for Android

Iklan

4 Comments

  1. saya juga penggemar combro. kalo beli biasanya suka gak puas, baik itu tentang ukuran dan harga bahkan terkadang rasanya. jadilah saya suka bikin sendiri 🙂

    ~~~~~~~~
    Iya.. memang lebih puas menikmatinya bila dari olahan kt sendiri ya..

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s