Orang Jepang dan buah Nanas

Orang Jepang dan buah nanas, adakah korelasinya? Jawabannya ADA.
Emangnya pernah ke Jepang?”
Belum!” 😆

image

Menonton film anime Jepang yang berjudul Only Yesterday setidaknya kita akan tahu bahwa buah nanas tidaklah sepopuler buah semangka maupun buah pisang disana. Ini setidaknya dapat kita ketahui dari pengalaman penulis film tersebut yang menuangkannya dalam salahsatu adegan film.

Sebegitu anehkah buah nanas dihadapan orang Jepang? Sepertinya bisa dikatakan demikian karena dalam sebuah scenenya terlontar sebuah kalimat berikut, “Mengapa ayah tidak bertanya cara mengupasnya?” kata seorang istri kepada suaminya (kebetulan suaminya yang membelikan buah nanas tersebut di toko). Suaminya pun hanya diam menghela nafas.

image

Buah nanas itu pun lantas hanya diamat-amati saja secara bersama-sama dengan tatapan penuh ‘misteri’. Hingga kemudian sang istri berucap, “Udah kita kupas minggu depan aja..!” 😆
~~~~~~

Buah nanas adalah salahsatu buah favorit saya yang selalu dibutuhkan terutama saat kondisi mulut sedang terserang sariawan. Saya memang jarang menggunakan obat-obatan kimia dalam menetralisir sariawan karena sebuah nanas saja yang kita makan dalam sehari, inshaAllah sakit sariawan tersebut akan berkurang dan hilang dengan sendirinya.

Apa yang saya ungkapkan diatas adalah berdasarkan dari pengalaman saya sendiri. Memang, sebelumnya saya juga menggunakan obat-obatan yang diolesi pada mulut kita yang sakit, cuma kok rasanya mulut jadi tidak nyaman saat mau makan (ketakutan obatnya nanti masuk/tertelan kedalam mulut).

Nahh.. bila makan buah (nanas) yang pastinya alami serta kandungan vitaminnya juga mempercepat proses penyembuhan), rasa-rasanya memang ideal sekali untuk dicoba.

Kembali pada orang Jepang, mungkin kita sudah mengetahui bahwa orang-orang Jepang tingkat obesitasnya merupakan yang terendah didunia. Jauh dibandingkan misalnya dengan orang-orang Amerika yang tingkat obesitasnya cukup tinggi.

Pola makan yang diterapkan sejak dini di sekolah-sekolah Jepang (saat makan siangnya, menu kantin biasanya menyajikan makanan yang tidak terlepas dari budaya Jepang, yakni ikan serta buah-buahan dan meniadakan makanan cepat saji yang biasa diterapkan didunia barat (baca: Amerika).

Lantas bagaimana halnya sekarang dengan eksistensi buah nanas disana? Apakah kini sudah menyamai kepopuleran pisang dan semangka?

Hmm.. jangan lupa lho.. saat makan bersama dalam keluarga (dalam film Only Yesterday), terlihat gadis kecil Taeko bersama dengan neneknya begitu asyik melahap buah nanasnya sementara saudara-saudara yang lainnya hanya menatapnya saja alias tidak doyan.
~~~~~~

Selama masih ada yang alami, kenapa harus mengkonsumsi yang kimia.. 😉

Posted from WordPress for Android

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s