Kuda Hitam Itu Bernama Timnas U-19

pemain-timnas-u-19-indonesia-melakukan-selebrasi-usai-mencetak-_131009045011-551Walau pertandingan ini hanya sebatas friendly-match, namun rasanya kita harus mengapresiasi atas apa yang telah disuguhkan oleh anak asuh coach Indra Sjafrie kala melibas tuan rumah UEA 4-1.

Bermain dengan determinasi yang tinggi serta fisik yang prima, anak-anak Timnas U-19 mampu memainkan sepakbola yang enak ditonton. Semua lini nampak bermain cukup padu dengan umpan satu dua sentuhan yang kadang diseling dengan umpan diagonal yang cukup membuat pertahanan lawan cukup kerepotan.

Progres yang cukup terlihat dari timnas U-19 dimana ball possession dipegang oleh tim kita walau sebagai tim tamu dan bermain dengan sangat percaya diri sehingga setiap perebutan bola, anak-anak timnas mampu memenangkan duelnya.

Kemenangan Timnas U-19 atas UEA merupakan kemenangan kedua setelah sebelumnya juga mengandaskan negara Oman dengan 2-1. Raihan kemenangan dalam tur Timur Tengah ini cukup memberikan harapan buat pecinta sepakbola di tanah air akan pencapaian Timnas nantinya saat ajang Piala Asia U-19 di Myanmar Oktober 2014 mendatang.

Sekedar diketahui bersama, Oman dan UEA adalah wakil-wakil dari negara “onta”, selain Irak, Iran, serta Yaman dalam putaran final Piala Asia U-19, yang besar kemungkinan akan bertemu kembali pada saat drawing untuk menentukan 4 grup dari 16 negara partisipan Piala Asia U-19.

Kemenangan besar 4-1 atas UEA sebagai salahsatu partisipan Piala Asia, sesungguhnya merupakan modal yang sangat penting dan berharga, terlebih UEA merupakan juara grup saat fase penyisihan Piala Asia yang lalu dengan raihan gol yang cukup subur ke gawang lawannya. Demikian halnya dengan negara Oman yang juga menjadi juara grup pada fase penyisihannya.

Logika berfikir penulis, dengan kemenangan atas 2 partisipan Piala Asia U-19 tersebut, berarti membuat hitung-hitungan tersendiri dari masing-masing coach negara peserta dalam kejuaraan ini. Karena bagaimana pun, kualitas individu pemain timnas serta mobilitas antar pemainnya yang cukup padu, boleh jadi akan menjadi batu sandungan bagi tim-tim unggulan. Timnas U-19 nampaknya akan menjadi kuda hitam dalam ajang sepakbola usia muda ini.

Semoga dengan tur ‘friendly-match’ di negri ‘Onta’, semakin membuat progres anak-anak Timnas U-19 menjadi lebih padu lagi dan membuat kepercayaan diri semakin tinggi sehingga saat putaran final nantinya akan mendapatkan prestasi yang diinginkan bagi para pecinta sepakbola di tanah air.

Gag usah juara dulu deh, cukup raih semifinal aja dulu. Mengingat negara yang mampu mencapai semifinal akan menjadi wakil Asia dalam Kejuaraan Dunia Sepakbola U-20 di Selandia Baru tahun depan (2015).

Bravo Timnas ! 😎

Credit photo

Iklan

14 Comments

  1. target semifinal pun sebenarnya cukup berat. tapi yang penting itu bagaimana permainan yang ditampilkan. kelebihan utama U19 ini ada pada kontrol, passing2 pendek yang akurat & stamina. Itu semuanya basic dlm sepakbola, tapi baru kali ini org indo bisa memainkannya dg baik

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s