Segarnya Air Kendi

kendiOrang-orang perkotaan mungkin sudah jarang yang mempunyai kendi di rumahnya lain halnya tentu dengan orang-orang di kampung ataupun pedesaan. Kendi yang berfungsi sebagai wadah air (putih) sebenarnya rasa airnya itu lebih segar lho (terlebih bila air-nya telah disimpan 1-2 hari) bila dibandingkan dengan air dispenser yang memakai listrik. Mungkin karena kendi “yang apa adanya itulah yang membuat cita rasanya menjadi lain, rasanya seperti minum air di mata air pegunungan (minumnya sambil ngayal padahal mah rumah belakangnya pabrik krupuk :lol:)

Kendi atau yang biasanya kita sebut dengan teko, menurut wikipedia telah dikenal di seluruh dunia dan berkembang di negara-negara seperti Mesir, China, Thailand hingga ke Indonesia. Dilihat dari kata kendi itu sendiri adalah berasal dari bahasa Sanskerta (India) yakni “kundika” yang berarti ‘wadah air minum‘. Dalam ikonografi Hindu ‘kundika‘ merupakan atribut dari dewa Brahma dan Dewa Siwa.

Hidup di jaman yang serba modern seperti sekarang ini terlebih lagi menuntut ketersegeraan (baca: praktis) segalanya, akhirnya membuat sedikit demi sedikit eksistensi kendi semakin langka dan cenderung seperti di lupakan.

Buat penganut faham kekinian cukuplah kendi menempatkan eksistensinya pada acara-acara ritual keagamaan. Tidak cocok lagi rasanya kendi ada disebuah rumah minimalis yang dekorasinya sudah tertata dengan warna yang cukup apik. Memang semuanya akan kembali lagi ke soal selera. Kendi yang memang nampak tradisional, terkesan ndeso, pada hakekatnya merupakan hasil karya peradaban manusia yang sepantasnyalah kita tidak menganggapnya sebelah mata. Benda dari tanah liat ini menjadi arti yang dalam di jamannya dan seharusnyalah kita mengetahuinya dan mengapresiasinya.

Bang, ini kendinya! Jadi beli gag? Koch malah ngelamun?”Β  πŸ˜†

Sumber gambar : rmaditya.blogspot.com

Iklan

34 Comments

  1. Keluarga saya termasuk pengerajin kendi atau yang umum untuk semua jenis benda yang berasal dari tanah liat disebut tembikar.
    Dan saya punya kendi besar di dalam kamar mandi sebagai ganti bak tampung air dari bahan semen dan keramik.
    Tidak cuma segar ketika minum dari kendi, tapi juga kalau digunakan untuk alat mandi πŸ˜‰

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s