Panggilannya Atun

Gadis manis itu biasa dipanggil Atun oleh kawan-kawannya. Akupun demikian memanggilnya. Pernah sesekali aku ingin mengetahui nama sebenarnya lewat nametag yang menempel pada uniformnya saat dia bekerja, namun kecantikan dan kemanisan wajahnya sering membuatku tak fokus hingga akupun lupa dengan tujuan awalnya.

Pandai sekali HRD mendapatkan gadis-gadis manis seperti Atun untuk ditempatkan sebagai front office pada sebuah hotel. Dengan rambut pendek sebahu ala presenter berita Sandrina Malakiano serta mengenakan uniform lengan panjang dengan balutan blazernya, siap memberikan kesan yang tak terlupakan untuk para tamu-tamu hotelnya lewat senyumannya yang selalu mengembang.

Aku hanya bersimpati kepada gadis manis ini, terutama saat usai bekerja di shift 2 (15.00 – 23.00). Seringkali saat pulangnya itu tak nampak ada yang menjemputnya. Entah belum punya pacar atau suami, aku tak tahu. Aku hanya membayangkan jam berapa dia nanti sesampainya di rumah? Aku mencoba berhitung, usai kerja jam 11 malam, trus prepare 10 – 15 menitan saat menunggu bus yang menuju Depok. Belum lagi kalau bus ini sudah kelewatan yang berarti harus naik bus lain yang berimbas pada waktu tempuh yang lebih panjang lagi buatnya..

*****

Buat wanita-wanita seperti Atun (mencari nafkah yang halal untuk keluarga hingga langit gelap), semoga Rabb permudah rezekinya, senantiasa dijaga oleh-Nya hingga nantinya mendapatkan pekerjaan yang terbaik sesuai kodratnya sebagai wanita.

Gambar