Lelaki Berperut Buncit

perutTatang akhir-akhir ini lebih banyak melamun dan sering berlama-lama bila didepan cermin, mengamati dengan seksama lekuk perutnya yang sedikit buncit layaknya perempuan yang sedang hamil 5 bulan. Sesekali dia menekan-nekan perutnya buncitnya dengan kedua tangannya lalu membayangkan perut ideal seperti aktor Sylvester Stallone yang memerankan John Rambo dalam film First Blood.

Aksi John Rambo yang menjadi favoritnya dalam film tersebut adalah saat Rambo hanya mengenakan kaos dalam tipis yang bersimbah keringat deras disekujur tubuhnya sehingga nampak begitu jelas garis-garis diperut sang aktor. Garis-garis/lekukan diperut yang disebut sispek inilah yang dulunya sempat menjadi dambaan Tatang dan kawan-kawan di kampungnya.

Bayangan mendapatkan perut ideal seperti aktor yang digilainya, perlahan meredup setahap demi setahap sejak Tatang diterima disebuah institusi Kepemerintahan didaerahnya. Garis hidupnya kini berubah dan tingkat ekonominya pun perlahan namun pasti merangkak naik sejalan dengan dedikasinya yang cukup all-out ditempat kerjanya. Maklumlah dulunya Tatang  memang seorang yang pekerja keras. Ditambah lagi dengan kepiawaiannya “bernegosiasi” dalam suatu obyekan yang dia jalani. Tatang selalu membuat iri kawan-kawan sekantor yang lainnya.

Soal ekonominya yang mulai merangkak naik ini, Tatang pernah bercerita bahwa konon dulunya menu makan sehari-harinya begitu monoton, tidak jauh dari beberapa potong tempe goreng dan sayur asem yang sengaja dibuat banyak kuahnya sehingga tatkala sayuran didalamnya sudah habis, masih ada kuah sayuran yang bisa dipadankan dengan tempe goreng ataupun krupuk warung yang harganya murah meriah.

Menu monoton itu kini telah ditinggalkan. Jam makan siang, Tatang kini sering terlihat di warung makan Padang, sedang asyik tentunya melahap menu yang kaya dengan bumbu santan dan rasa pedasnya bersama dengan kawan-kawan kantor yang lainnya. Begitu banyak variasi menu didalam warung makan yang kini menjadi favorit Tatang sehingga tak aneh bila Tatang selalu mengganti menu makan saban harinya di warung makan tersebut. Bila hari ini dia memakan  rendang dengan sayur nangkanya, esok dia memilih cumi ataupun ayam bakar yang disiram dengan sancangSaat lembur pun, Tatang selalu mengingatkan office boy  di ruangannya untuk memesan makanan ditempat yang biasa dia makan. Lidahnya memang sudah terbiasa dengan rasa pedas. Ini berhubungan tentunya dengan bidadari yang baru dinikahinya, yang sering memanjakan Tatang dengan masakan pedasnya di rumah. Wajar memang karena Uni Eslin bidadarinya adalah orang Padang asli.

Tatang masih berdiri didepan cermin didalam kamarnya yang didesain minimalis. Nampak didinding kamarnya tergantung foto bom-sex jaman jadul, Marlyin Monroe. Uni Eslin bidadarinya yang cantik, sudah tertidur pulas dibalik kelambu putih yang terpasang ditempat tidur yang baru dibelinya sebulan yang lalu.

Masih terngiang-ngiang ditelinga Tatang, ucapan dari istrinya, bahwa ada selentingan omongan dari tetangganya yang mengatakan kalau perut buncitnya adalah salahsatu akibat dari kebanyakan makan duit haram di kantornya. Geram rasanya Tatang mendengarnya. Kalau saja dia tahu yang pertama berucap seperti itu, ingin rasanya Tatang melabraknya. Untung uni Eslin sang bidadarinya selalu menentramkan hatinya dan selalu mengingatkan untuk lebih sabar menghadapi tetangganya yang seperti itu.

Steoreotip kebanyakan memang sepertinya memandang orang yang berperut buncit, rambut kriwel-kriwel (seperti Tatang) serta beratribut seragam pemerintah  dengan pandangan yang negatif. Tatapan mata orang-orang yang berpandangan negatif ini, bagi Tatang adalah seperti “membully” dirinya secara tak langsung. Namun sekali lagi Tatang menghadapi ini semuanya dengan hati yang ikhlas. Biarlah orang-orang berpandangan negatif terhadap fisik  dirinya, karena yang Maha Kuasa lah Yang Maha Tahu Segalanya.

nb: Kalo ada kesamaan nama tokoh dengan segala atributnya, itu semua hanyalah kebetulan belaka. Postingan ini hanyalah sekedar  untuk menghibur, bukan untuk mendiskreditkan seseorang dengan fisik yang penulis maksudkan  diatas.

Iklan

18 Comments

  1. @Bang Ancis… pastinya ntar orangnya digebok ya bang.. 😆

    @lazione… manfaat marriage pada umumnya, yaitu badan jadi melar 😆

    @ririn… sering ngendon dan makan yang enak-enak, trus jarang olahraga.. #soktahu 😀

    @Ina… 😆 😆 :mrgreen:

    @muyadevoteeshonesty.. tokohnya nama fiktif, stereotip orang thd orang yang perutnya buncit mmg spt itu terlebih dia pegawai pemerintah

    @harumhutan… suka ‘ngegele’ miras mmg biasanya bikin perut buncit.. ntar deh dibilangin ama si Tatang.. 😀
    kasihannya kalau dia gag korup tapi mmg punya bakat buncit.. 😦

    @ririn… biasanya mmg begitu mb, rentan penyakit, terutama sekali jantung ama stroke

  2. @ayanapunya… karena terlalu banyak makan yang berlemak dan tentunya jarang berolahraga 😀

    @jampang… ayoo banyakin sit-up dan kurangi makannya.. :mrgreen:

    @obi…wahh, maunya gambar cewek aja nih.. :mrgreen:

    @Dewaputu… klo perutnya cekung, berarti gibur dong.. alias gizi buruk 😆

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s