Setan Kuburan

image

Setan Kuburan adalah sebuah film horor klasik (1975) yang dibintangi oleh aktor legend serba bisa, alm Benyamin S yang memerankan tokoh Salim, dipasangkan dengan aktris cantik di masa itu Yati Octavia.

Dalam film Setan Kuburan ini, aktor/aktris legend yang lainnya macam Wolly Sutinah (Mak Wok), Mang Diman dan juga Mansyur Syah turut main didalamnya. Khusus aktor yang disebut belakangan, merupakan “pasangan abadi” dari aktor Benyamin S dari tiap-tiap film yang dibintanginya.

image

Buat anda yang masa kecilnya dahulu suka ngelayap dan menjadi layar tancep mania, kemungkinan besar pernah menonton film Setan Kuburan ini. Tapi boleh jadi ada yang belum full movie menyaksikannya bisa dikarenakan ketiduran pada saat nonton atau sudah keburu “diciduk” sama bokapnya lantaran hari memang sudah jauh malam mainnya. 😆

Filmnya sendiri sebenarnya baru mulai menyeramkan setelah satu jam main berjalan, yakni tatkala Mansyur Syah (Djoyo Prono) seorang tuan tanah sekaligus lintah darat baru saja mengusir seorang warga yang tercekik hutang olehnya. Saat pengusiran inilah tak lama kemudian, salahseorang warga yang diusir tersebut telah meninggal dunia ditengah-tengah padang ilalang. Cuaca saat itu pun digambarkan mendung tebal dengan anginnya yang begitu kencang pertanda akan segera turunnya hujan lebat.

image

Djoyo Prono sang lintah darat bergegas juga ingin pulang karena tahu sebentar lagi akan turun hujan. Namun naasnya, saat hendak pulang ke rumah, sang lintah darat tewas mengenaskan tertimpa pohon besar akibat petir yang menyambarnya.

Disinilah kemudian ‘teror-teror mencekam’ dari Djoyoprono yang baru saja meninggal dunia dimulai. Dari mulai kepercayaan di masyarakat yang percaya dengan mayat yang akan bangkit kembali setelah dilangkahi seekor kucing hitam atau tali pocong si mayat yang terlupa tidak dilepas dan tentunya keserakahan serta ketamakan Djoyoprono semasa hidupnya yang menyebabkan mayatnya ditolak oleh bumi.

image

Teror “pocong” Djoyoprono pun dimulai dengan ulahnya mengganggu warga kampung disetiap malam, tak terkecuali si Salim yang memang sempat berhutang kepada Djoyoprono.

*****

Film Setan Kuburan sedikit mengingatkan kita pada masa kecil, disaat layar tancep menjadi primadona hiburan film masyarakat marginal saat itu. Cemilan kacang rebus, bawa kain sarung (ala ninja) dan potongan koran secukupnya adalah material yang wajib dibawa saat pertunjukkan berlangsung. Walau saat kepulangannya suka deg-degan juga karena takut pintu rumah sudah terkunci dengan rapatnya. 🙄 :mrgreen:

Capture: Youtube
File : 236 Mb

Iklan

8 Comments

  1. wah filmnya udh lama bgt ya 1975, belum lahir tuh tahun segitu hehehe.

    deg-degannya bukan cuma karena takut pintu terkunci, mungkin juga takut hantu didlam film itu keluar dari layar tancap ngikutin smpe ke rumah 😀

Trims untuk komentarnya....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s