Lily Si Gadis Kecil

Lily si gadis kecil tak tahu siapa kedua orangtuanya. Dia hanya tahu seorang nenek-nenek tua yang telah membesarkan dan merawatnya dengan segenap cinta dan kasih sayangnya. Nenek tua ini hidup ditengah hutan belantara yang belum pernah ada seorang manusia pun yang masuk kedalamnya.

Nenek tua ini menemukan Lily dalam puing-puing sebuah kapal besar yang tertambat di pesisir pantai. Sepertinya kapal besar itu karam setelah diterjang badai besar di lautan tadi malam. Lily kecil ditemukan secara tak sengaja oleh nenek tua didalam keranjang bayi berbahan rotan tatkala sang nenek sedang asyik berburu kerang kecil.

Layaknya putri Aurora yang terpesona dengan segala keajaiban yang dibuat oleh Maleficent, begitu halnya dengan gadis Lily yang kini sudah tumbuh menjadi gadis dewasa. Lily sudah kadung mencintai alam hutannya bersama si nenek tua yang terlihat sudah semakin sepuh.

Lily masih mengamati nenek tua yang sekaligus juga ibu angkatnya tersebut dalam-dalam. Nenek tua itu sekarang sering sakit-sakitan dan kini ia sedang tergolek lemah diatas balai bambu didepan rumahnya.

Bagaimana diriku kalau ibu ku nanti telah tiada? Aku tak punya siapa-siapa lagi,” batin lily penuh kesedihan.

Sayup-sayup dari mulut senja sang nenek terucap, “Kamu harus berani nak.. ! Songsonglah dunia diluar sana, jangan seperti katak didalam tempurung. Kamu pasti bisa. Lihatlah ombak dibawah sana.. dia selalu berlari dan berlari.. tak peduli berapa jauh dan lamanya ombak itu sampai di daratan. Kejarlah impianmu…”

****
Halusinasi terhadap lagu Lily 😬😬

Video

Iklan