Kawan.. 


Kawan.. bila kau masih mempunyai orangtua, jangan kau sekali-sekali mengabaikan mereka. Sering-seringlah kau bercakap dengannya walau kalimat yang terlontar seakan berulang seperti hari-hari kemarin.


“Ibu sedang apa? Sudah makan belum? Oh ya tadi masak apa? Jangan banyak fikiran ya bu !”


Bila kawan punya kelebihan uang atau kelapangan rezeki, ajaklah mereka makan diluar. Cari tempat makan yang menjadi favorit kamu makan bersama belahan jiwamu.


Bila kawan sudah menikah dan mempunyai anak, ajaklah anak-anak untuk bercengkrama dengan kakek/neneknya walau hanya lewat sebuah handphone. Ajari mereka dengan bahasa-bahasa kerinduan yang santun.


“Nek.. aku kangen dengan tempe bacem nenek!”


“Nek.. nanti aku tidur di kamar nenek ya.. !”


“Nek.. jaga kesehatan ya.. nanti aku ingin ajak nenek jalan-jalan sama ayah.. !”


Lantas bagaimana bila kita sudah tak lagi mempunyai orangtua?


Jangan pernah lepas mendoakan mereka. Dan sekuat mungkin buat mereka bahagia hingga terlepas dari siksa dengan senantiasa berbuat kebaikan dan beramal sholeh.


Aku selalu berpatokan, setiap kebohongan dan kemaksiatan yang kuperbuat didunia, akan berimbas pada kedua orangtuaku dialam sana..