Belajar dari Zainuddin (Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck)

Menonton film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck adalah memahami bagaimana perasaan dendam yang menghegemoni dihati Zainuddin terhadap Hayati (perempuan yang sangat dicintainya) merupakan sebuah hal yang naif dan penuh kesia-siaan. Ego yang dilampiaskan oleh sosok Zainuddin terhadap Hayati yang hati dan perasaannya sudah remuk redam oleh Azis (suaminya) semakin dibuat ‘bulan-bulanan’ oleh sikap Zainuddin terhadap Hayati. Pertolongan Zainuddin terhadap Hayati yang bahtera keluarganya sedang mau karam hanyalah sekedar ingin menunjukkan pada Hayati, “Ini lho.. Zainuddin mu yang dahulu. Seorang lelaki yang dianggap hanyalah orang biasa dan tak pantas bersanding dengan bunga Batipuh, seperti apa yang disampaikan dari datuk mamak mu.”
Baca lebih lanjut